Bagi kamu yang sudah duduk di bangku SMS kelas 12 pastinya sekarang kamu sedang sibuk untuk mempersiapkan Ujian Nasional ataupun UNBK serta juga harus mempersiapkan pendaftaran masuk perguruan tinggi baik melalui jalur SNMPTN ataupun SBMPTN.

Dan ketika kamu mencoba mendaftar kuliah melalui jaluar SBMPTN dengan berasarkan nilai akademik, maka kamu harus memperoleh nilai yang tinggi diatas passing grade. Tahukah kamu apa yang dimaksud passing grade?

Apa Itu Passing Grade?

Passing grade adalah batasan nilai minimal yang harus dicapai agar memiliki kesempatan untuk diterima di salah satu PTN dari jurusan yang kamu inginkan. Umumnya perhitungan passing grade ini berdasarkan persentasi, jika nilai dari 40 persen sampai 50 persen maka persaingannya sudah ketat. Tetapi jika persentase passing grade di bawah 40 persen bisa dikatakan persaingan masih sangat tidak ketat. Lalu bagaimana cara dan panduan menghitung passing grade?

Cara menghitung passing grade

Untuk kamu yang penasaran untuk mengetahui cara menghitung passing grade sendiri, pada kesempatan kali ini kami akan menginformasikan lebih detail tentang cara dan panduan menghitung passing grade lebih detail di bawah ini.

Rumus menghitung passing grade

  • JS = jumlah soal
  • S = jumlah jawaban salah
  • B = jumlah jawaban benar

Contoh menghitung passing grade adalah sebagai berikut :

Jika jumlah soal pada ujian SBMPTN sebanyak 150 soal. Untuk tes kemampuan dasar, kamu bisa menjawab sebanyak 50 soal dan tidak mengisi 25 soal dan salah 25 soal. Kemudian di tes Akutansi, kamu bisa menyawab 30 soal, tidak mengisi soal 10 dan soal yang salah sebanyak 10. Untuk cara menghiting passing gradenya adalah sebagai berikut.

Jadi berdasarkan rumus menghiting passing grade diatas jumlah soal benar ada 80 soal, jumlah soal salah ada 35 soal, dan 35 soal tidak terjawab. Maka dari hasil tersebut berdasarkan rumus diatas nilai  passing grade yang kamu dapatkan adalah 46,5 persen.

Contoh lain jika soal pada tes SBMPTN sebanyak 100 soal, dan kamu telah bisa menjawab 70 pertanyaan dengan benar, 10 pertanyaan tidak kamu jawab dan 20 soal jawaban kamu salah. Maka perhitungan passing gradenya adalah sebagai berikut : 70×4 – 20 dibagi 4×100 dan hasilnya dikali dengan 100%, maka kamu mendapatkan nilai passin grade sebesar 65%.

Sekarang sudah pahamkan bagaimana cara menghitung passing grade ketika kamu telah mendapatkan nilai benar, salah dan soal yang tidak bisa kamu kerjakan.

Fungsi dari Passing Grade

Ada beberapa fungsi dari passing grade seperti :

  • Menentukan jurusan atau program studi saat kita mengikuti seleksi SBMPTN
  • Menghitung peluang diterima atau tidaknya ketika telah melakukan tes seleksi SBMPTN
  • Menghitung passing grade nilai rapot
  • Dan beberapa fungsi perhitungan lainnya seperti tes seleksi masuk CPNS, masuk SMP, dan masuk SMA

Jadi sangat mudah bukan cara menghitung passing grade yang kami jelaskan diatas, kamu bisa memprediksi peluang diterima atau tidaknya. Walaupun ini bukanlah rumusan pasti yang bisa menjamin kamu untuk bisa lolos seleksi SBMPTN. Karena rumusan ini yang menciptakan bukanlah dari pihak kampus melainkan dari pihak lembaga survei.

Dan yang terpenting sekarang bukanlah cara dan panduan menghitung passing grade yang harus kamu ingat terus, tetapi jika kamu benar-benar berniat untuk bisa lolos seleksi SMBPTN mulai sekarang kamu harus belajar dengan tekun, mencoba mengerjakan soal-soal yang sering muncul di SBMPTN ataupun belajar kepada guru private/bimbel ataupun mengikuti kursus online.

bagikan

Leave a Comment