Tidak dipungkiri bahwa sebagian besar siswa yang sudah lulus sekolah menengah tingkat atas lebih memilih untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Pasalnya banyak siswa lulusan SMA atau SMK yang berpikiran bahwa dengan melanjutkan pendidikan ke PTN maka biaya kuliah yang harus dikeluarkan akan lebih murah jika dibandingkan dengan biaya kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS).

Selain itu tidak sedikit pula yang beranggapan bahwa reputasi yang dimiliki oleh PTN yang dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan reputasi PTS. Sehingga lulusan PTN dinilai akan memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan jika dibandingkan dengan peluang lulusan PTS.

Namun sebenarnya tidak semua anggapan dan pemikiran tersebut benar, pasalnya banyak juga PTS yang memiliki reputasi yang bagus bahkan reputasinya lebih baik daripada PTN. Selain itu banyak juga lulusan PTS yang sukses dan mendapatkan posisi yang strategis di tempatnya bekerja.

Jadi mulai sekarang hilangkan pikiran bahwa jika masuk PTS akan susah mendapatkan pekerjaan serta pikiran buruk lainnya.

Adapun hal yang perlu digaris bawahi adalah daya tampung ataupun jumlah siswa yang diterima di PTN terbatas, sehingga tidak semua siswa lulusan SMA atau SMK bisa masuk ke PTN. Dengan adanya keterbatasan tersebut tentu masuk ke PTS bisa menjadi pilihan yang baik.

Pasalnya PTS juga memiliki banyak program unggulan yang tidak kalah dengan program-program yang ditawarkan PTN. Oleh karena itu bagi kalian yang ingin tahu bagaimana tips dan cara memilih Perguruan Tinggi Swasta berkualitas dan terbaik, simak informasi dibawah ini

Peringkat Perguruan Tinggi Swasta

Cara memilih Perguruan Tinggi Swasta pertama adalah dengan mengetahui peringkat perguruan tinggi swasta tersebut. Untuk dapat mengetahui apakah PTS tersebut berkualitas atau tidak, kalian perlu melihat ataupun mengetahui peringkat PTS tersebut. Jika peringkat PTS tersebut semakin tinggi maka kualitas PTS tersebut juga akan semakin bagus.

Supaya kalian dapat dengan mudah mengetahui peringkat PTS tersebut, kalian bisa melihatnya di beberapa lembaga yang memiliki kompetensi untuk memberikan penilaian tersebut seperti Webometrics, Kemenristekdikti, 4ICU dan lain sebagainya.

Adapun beberapa indikator penilaian yang dilakukan oleh Webometrics, Kemenristekdikti hingga 4ICU diantaranya adalah kegiatan kemahasiswaan, jumlah mahasiswa, jumlah dosen, jumlah publikasi ilmiah serta masih banyak indikator lainya.

Akreditasi Perguruan Tinggi Swasta

Selain harus memperhatikan peringkat PTS, kalian juga perlu untuk mengetahui akreditasi PTS tersebut. Pasalnya akreditasi juga berpengaruh besar dalam menentukan apakah PTS tersebut memang berkualitas atau tidak.

Dengan semakin tinggi akreditasi yang dimiliki oleh PTS tersebut maka fasilitas, citra serta lulusan PTS tersebut juga akan semakin berkualitas. Perlu diketahui bahwa akreditasi PTS dibedakan menjadi beberapa tingkatan kelompok yaitu kelompok akreditasi A (sangat baik), kelompok akreditasi B (baik) dan juga kelompok C (cukup baik) serta kelompok belum terakreditasi.

Namun hal yang perlu digaris bawahi adalah tidak semua PTS yang memiliki akreditasi baik juga memiliki akreditasi jurusan yang baik juga. Jadi selain memperhatikan akreditasi PTSnya kalian  juga harus memperhatikan akreditasi jurusannya. Usahakan selain memiliki akreditasi PTS yang baik, akreditasi jurusan yang akan kalian pilih juga harus baik.

Jika akreditasi PTS dan juga akreditasi jurusan yang kalian pilih sama-sama baik maka hal itu akan berpengaruh ketika kalian melamar pekerjaan di sebuah perusahaan atau instansi. Pasalnya perusahaan atau instansi akan lebih empertimbangkan calon pegawai dari lulusan PTS yang memiliki akreditasi yang baik.

Untuk dapat mengetahui akreditasi jurusan yang ada di PTS, kalian bisa melihatnya di website BAN-PT.

Itulah sedikit informasi tentang tips dan cara memilih Perguruan Tinggi Swasta untuk kalian yang mungkin sudah tidak memiliki kesempatan mendaftar di perguruan tinggi negeri.

bagikan

Leave a Comment