Apakah kamu saat ulangan di SMA sering remedial? Pastinya jika ingin sering terjadi kamu akan malu dengan orang tua ataupu malu dengan teman-teman lainnya yang selalu mendapatkan nilai bagus di setiap ulangan.

Coba deh kamu koreksi, mungkin kamu dalam proses belajar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan lebih baik lagi. Jadi, jika kamu sudah bosan karena setiap ulangan di sekolah selalu remedial. Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan beberapa tips yang dapat kamu terapkan sebagai tips atau strategi jitu anti remed (remedial) saat ada ujian di sekolah.

1. Merasa Biasa Saja Ketika Mendapatkan Nilai Jelek

Ini adalah psikologi yang salah untuk seorang pelajar SMA, ketika kamu mendapatkan nilai jelek saat ulangan pastinya kamu akan bertanya ke teman dekat atau teman lainnya apakah mereka juga mendapatkan nilai jelek. Dan jika kamu memiliki teman yang mendapatkan nasib yang sama kamu akan merasa senang karena kamu tidak sendirian mendapatkan nilai jelek dan harus remidial.

Cobalah kamu ubah mindset kamu ketika mendapatkan nilai jelek dan kamu harus remidi. Kamu harus mencari motiviasi dalam belajar dengan melihat teman lain yang bisa mendapatkan nilai bagus. Jadi, mulai sekarang kamu lihat teman kamu yang mendapatkan nilai bagus, kanapa kamu tidak bisa? Bukan malah mencari teman yang mendapatkan nilai jelek.

2. Belajar Dari Kesalahan

Jika kamu bisa belajar dari kesalahan karena mendapatkan nilai yang jelek, maka kamu pada ulangan selanjutnya pastinya tidak ingin mendapatkan nilai jelek lagi. Cobalah tanamkan rasa malu mendapat nilai jelek, takut tidak membanggakan orang tua ketika tidak berprestasi di sekolah, atau kamu bisa mencari motivasi lain ketika pernah mendapatkan nilai jelek dan harus remidi.

Tanamkan bahwa di pikiranmu bahwa remedial bukanlah hal yang baik. Sehingga sebelum ulangan atau ujian dilakukan kamu bisa fokus belajar dengan lebih baik lagi.

3. Tanyakan Materi Pelajaran Kepada Yang Lebih Tahu

Jika saat kamu belajar untuk menghadapi ulangan tapi ada beberapa materi yang tidak kamu pahami dengan baik, sebaiknya segeralah tanyakan materi pelajaran tersebut kepada yang lebih pintar. Atau kamu juga bisa meminta bantuan dari orang tua, kakak, ataupun mentor atau pengajar kamu di bimbel atau kursus online.

Sehingga kamu dapat segera lebih memahami materi tersebut dengan lebih baik. Jadi ketika materi tersebut muncul dalam ujian kamu juga pasti akan bisa mengerjakannya dengan baik.

4. Berikan Nilai Ujian/Ulangan Kepada Orang Tua

Entah nilai ulangan/ujian yang kamu dapatkan nilainya bagus ataupun buruk sebaiknya kamu berikan hasil ulangan tersebut kepada orangtua. Walaupun kamu mendapatkan nilai yang buruk, pastinya orang tua yang baik tidak akan memarahimu. Mereka pastinya ingin memiliki anak yang berprestasi di sekolah.

Terkadang dengan kita melakukan hal ini, orangtua akan memberikan solusi terbaiknya untuk kita. Seperti menemani dan mengajari kita saat belajar, memberikan penawaran apakah kita perlu mengikuti bimbel atau kursus online agar kita bisa mendapatkan nilai yang lebih bagus lagi.

5. Managemen Waktu Belajar Dengan Tepat

Nilai ujian yang baik juga ditentukan dari managamen waktu belajar yang tepat. Ini adalah strategi jitu anti remed (remedial) yang menjadi penentu apakah kita bisa mendapatkan nilai baik saat ujian ataukah tidak.

Kita harus bisa mengatur waktu belajar dan bermain dengan tepat, jadi ketika ulangan atau ujian tiba. Kita harus pintar-pintar mengatur kapan waktunya kita untuk belajar dan kapan waktunya untuk bermain.

bagikan

Leave a Comment