Memasukin zaman 4.0 dunia internet sudah tidak asing lagi baik di kalangan anak-anak maupun di kalangan dewasa. Internet ibarat sungai di belakang rumah kita. Daripada melarang anak-anak bermain dekat sungai, atau membuat berbagai macam penghalang, bukankah lebih baik jika mengajari anak-anak untuk berenang? Belajar berenang agar tidak tenggelam. Agar tidak terhanyut. Berikut ulasan bagaimana mendampingi anak berselancar di dunia maya.

Mengenal internet itu sudah pasti, namun cerdas berinternet/digital itu suatu pilihan. Mengajari anak untuk cerdas berinternet secara tidak langsung mendekatkan antara orangtua – anak. Anak, juga akan belajar bagaimana bertanggung jawab atas apa yang dibukanya. Anak juga akan belajar bagaimana mematuhi aturan-aturan yang disepakati bersama dan menerima konsekuensi berupa punishment jika melanggar.  Melarang anak, akan menimbulkan dampak yang lebih serius. Mereka akan belajar di tempat lain, di teman sekolahnya, warnet, atau di tempat lain yang kita tidak tahu bagaimana cara mereka mengajari dan apa yang diajarkan. Padahal seperti yang kita tahu, dunia maya adalah dunia bebas tanpa aturan, apapun tersedia, termasuk konten pornografi dan kekerasan. Untuk orangtua, akan dipaksa untuk belajar dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

Baca juga: 4 Tips Belajar Online Selama Darurat Corona (Covid-19)

Banyak yang bisa dipelajari bersama saat berinternet. Saat mendapati komentar-komentar negative di media sosial misalnya, orangtua bisa mengajarkan tentang bagaimana adab dalam berkomunikasi, sebab yang akan ditimbulkan dengan komentar negatif dan seterusnya. Sehingga inilah momentum untuk memasukkan banyak nilai kepada anak. Karena semua informasi yang masuk ke otak dari panca indera (mata, hidung, telinga, lidah, peraba) membentuk pola pikir ananda. Dan, pola pikir itu mengubah kerangka otak, yang membentuk pola kepribadian.

Pengenalan Internet Berdasarkan Usia Anak

Sebagaimana dilansir infodiknas.com, pengenalan internet secara bijaksana dan penuh kehati-hatian akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi perkembangan pendidikan anak. Berikut adalah cara untuk memperkenalkan anak kita dengan internet sesuai dengan perkembangan dan usia:

Usia 2 s/d 4 tahun

Dalam usia balita ini, anak-anak yang memulai berinteraksi dengan komputer harus didampingi oleh orangtua atau orang dewasa. Banyak aktifitas dan situs yang bersesuaian dengan usia balita ini, melakukan surfing bersama orangtua adalah hal yang terbaik. Hal tersebut akan memperkuat ikatan emosional antara sang anak dengan orangtua. Selain itu, orangtua dianjurkan untuk memilihkan situs yang cocok untuk mereka kunjungi dan tidak membiarkan sang anak untuk keluar dari situs tersebut ketika masih menggunakan Internet.

Usia 4 s/d 7 tahun

Anak-anak mulai tertarik untuk melakukan eksplorasi sendiri. Meskipun demikian, orangtua harus memberikan batasan-batasan situs yang boleh dikunjungi, berdasarkan pengamatan orangtua sebelumnya. Untuk mempermudah hal tersebut, maka orangtua bisa menyarankan kepada anaknya untuk menjadikan sebuah direktori atau search engine khusus anak-anak sebagai situs yang wajib dibuka saat pertama kali terhubung dengan Internet.

Baca juga: Bimbel Privat Persiapan SD, SDIT, Boarding School

Usia 7 s/d 10 tahun

Dalam masa ini, anak-anak mulai mencari informasi dan kehidupan sosial di luar keluarga mereka. Sebaiknya, tempatkan komputer di ruang yang mudah diawasi, semisal di ruangan keluarga. Gunakan software filter, memasang search engine khusus anak-anak sebagai situs yang boleh dikunjungi ataupun menggunakan browser yang dirancang khusus bagi anak-anak.

Usia 10 s/d 12 tahun

Pada masa pra-remaja ini, banyak anak yang membutuhkan lebih banyak pengalaman dan kebebasan. Inilah saat yang tepat untuk mengenalkan fungsi internet untuk membantu tugas sekolah ataupun menemukan hal-hal yang berkaitan dengan hobi mereka. Perhatian orangtua tidak hanya pada apa yang mereka lihat di Internet, tetapi juga pada berapa lama mereka online.

Usia 12 s/d 14 tahun

Inilah saat anak-anak mulai aktif menjalani kehidupan sosialnya. Bagi yang menggunakan internet, kebanyakan dari mereka akan tertarik dengan online chat. Tekankan kembali pada kesepakatan dasar tentang penggunaan internet di rumah, yaitu tidak memberikan data pribadi apapun. Pada usia ini anak-anak harus sudah memahami bahwa faktanya orang-orang di internet bisa jadi tidaklah seperti yang dibayangkan atau digambarkan. Yang harus diwaspadai, usia ini juga saatnya anak-anak mulai tertarik dengan hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas.

Usia 14 s/d 17 tahun

Masa ini adalah masa yang paling menarik dan menantang dalam kehidupan seorang anak remaja dan orangtua. Seorang remaja akan mulai matang secara fisik, emosi dan intelektual. Orangtua diharuskan untuk lebih memperketat pengawasan kepada anak remajanya dengan siapa dia bepergian dan mengawasi lingkungan pergaulannya.

Demikian panduan mendampingi anak menggunakan internet, semoga bermanfaat untuk para pembaca. Salam Pendidikan. (suaramuslim.net)

bagikan

Leave a Comment